Mengambil barang di rak atas, menyisir rambut, atau memakai baju biasanya terasa mudah. Namun, saat bahu nyeri, gerakan sederhana itu bisa membuat aktivitas sehari-hari terganggu.
Salah satu struktur yang dapat berkaitan dengan keluhan ini adalah rotator cuff. Meski begitu, nyeri saat mengangkat tangan tidak otomatis berarti rotator cuff robek. Keluhan serupa bisa berasal dari beberapa struktur bahu, sehingga penyebabnya perlu dinilai melalui pemeriksaan.
Mengenal anatomi bahu dan rotator cuff
Bahu mempertemukan kepala tulang lengan atas (humerus) dengan cekungan pada tulang belikat (scapula). Tulang selangka (clavicula) ikut membentuk rangka bahu. Bentuk sendi ini memungkinkan lengan bergerak ke berbagai arah.
Rotator cuff adalah kelompok empat otot beserta tendonnya yang membantu menjaga kepala humerus tetap stabil saat lengan bergerak. Kelompok ini mencakup:
- Supraspinatus, terletak di bagian atas tulang belikat.
- Infraspinatus, berada di permukaan belakang tulang belikat.
- Teres minor, berada di sisi belakang luar bahu.
- Subscapularis, berada di permukaan depan tulang belikat.
Keempatnya bekerja bersama untuk membantu mengangkat dan memutar lengan. Di atas tendon rotator cuff terdapat bursa, kantong berisi sedikit cairan yang membantu jaringan meluncur saat bahu bergerak. Penjelasan anatomi dari AAOS OrthoInfo.
Ilustrasi pada artikel ini bersifat skematis untuk edukasi, bukan hasil pemeriksaan pasien.
Mengapa mengangkat tangan bisa terasa nyeri?
Gerakan lengan melibatkan otot, tendon, sendi, dan jaringan di sekitar bahu. Keluhan dapat berkaitan dengan iritasi tendon, peradangan bursa, cedera rotator cuff, maupun masalah bahu lainnya. Karena sumbernya beragam, lokasi nyeri saja belum cukup untuk memastikan diagnosis. AAOS: penyebab umum nyeri bahu.
Keluhan yang patut diperhatikan antara lain nyeri ketika lengan diangkat atau diturunkan, rasa lemah saat mengangkat atau memutar lengan, serta nyeri malam hari atau saat berbaring pada sisi yang sakit. Cedera akibat jatuh dapat menimbulkan nyeri mendadak disertai kelemahan. Gejala tersebut memerlukan penilaian; tidak semuanya menandakan robekan tendon. AAOS: gejala cedera rotator cuff.
Apa yang perlu diperhatikan sebelum terapi?
Saat berkonsultasi, ceritakan kapan keluhan mulai muncul, apakah sebelumnya terjadi benturan atau jatuh, gerakan apa yang terasa sakit, dan apakah lengan terasa lebih lemah. Informasi ini membantu menentukan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.
Jika nyeri muncul setelah jatuh atau cedera dan lengan mendadak lemah, periksakan ke dokter terlebih dahulu. Jangan menganggap semua nyeri bahu sebagai pegal biasa.
Terapi pijat tidak dapat digunakan untuk memastikan diagnosis atau menggantikan pemeriksaan cedera. Artikel ini juga tidak menjanjikan bahwa pijat dapat menyambungkan tendon yang robek. Pilihan penanganan perlu disesuaikan dengan kondisi dan hasil pemeriksaan.
Ingin berkonsultasi tentang keluhan bahu?
Kakak bisa menyampaikan keluhan melalui chat Garuda Massage. Untuk memilih jadwal, klik tombol Daftar di dalam chat. Jika ada tanda cedera yang memerlukan pemeriksaan medis, dahulukan pemeriksaan ke dokter.
Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga kesehatan yang memeriksa secara langsung.
